← Feelsy Journal
Tidur7 menit baca·7 Agustus 2026

Revenge Bedtime Procrastination: Kenapa Kamu Begadang Padahal Sudah Capek

Revenge bedtime procrastination: begadang demi merebut kembali harimu. Kenapa orang capek justru menunda tidur, dan cara berhenti tanpa kehilangan waktu malammu.

Oleh Kurt Woleret

Kamar tidur remang di malam hari dengan layar ponsel kecil yang menyala dan lampu-lampu kota di balik jendela, dalam warna terong pekat dengan aksen lavender, mawar, dan aqua.

Jam 00.47. Jam sembilan pagi aku ada meeting. Menurut definisi medis mana pun, aku kelelahan. Dan aku sedang menonton seorang pria yang tidak akan pernah kutemui merestorasi golok berkarat yang dia temukan di sungai. Aku tidak peduli soal golok. Aku tidak punya sungai. Tapi kasur artinya besok, dan besok artinya meeting, jadi di sinilah aku, melek karena dendam. Ada namanya, dan namanya bagus: revenge bedtime procrastination. Kalau kamu pernah terlalu capek untuk begadang tapi tetap begadang, artikel ini buat kamu.

Apa itu revenge bedtime procrastination

Para peneliti sudah lebih dulu menamai versi sopannya: bedtime procrastination, tidur lebih larut dari niatmu tanpa ada alasan eksternal yang menghalangi, tidak ada bayi menangis, tidak ada shift malam, cuma kamu, sofa, dan satu keputusan yang terus kamu tunda (Kroese et al., 2014, Frontiers in Psychology). Bagian 'revenge'-nya datang belakangan, dari media sosial Tiongkok, tempat para pekerja kantoran muda menggambarkan begadang sebagai balas dendam terhadap hari kerja yang saking panjangnya tidak menyisakan satu jam pun milik sendiri. Istilahnya menyebar ke mana-mana karena perasaannya universal. Siang sudah mengambil semuanya; malam adalah satu-satunya wilayah yang tersisa untuk direbut kembali, jadi kamu membakar jam tidur seperti membakar uang orang lain.

Ciri utamanya: ini bukan insomnia. Kamu bisa tidur. Sering kali malah sudah sangat ingin. Kamu cuma tidak mau, karena tidur terasa seperti menyetujui tombol fast-forward menuju kewajiban besok, sementara doomscroll, satu episode lagi, golok dari sungai itu, terasa seperti satu-satunya bagian hari yang benar-benar milikmu.

Kamu begadang bukan karena tidak ngantuk. Kamu begadang karena cuma jam itulah yang jadi milikmu.

Kenapa orang kelelahan menyabotase tidurnya sendiri

Kerangka risetnya adalah regulasi diri, cara klinis untuk bilang bahwa willpower itu punya baterai, dan baterainya tinggal dua persen di jam 11 malam. Kroese dan rekan-rekannya menemukan bahwa orang dengan skor regulasi diri rendah jauh lebih sering menunda jam tidur, dan perilaku ini secara berarti memprediksi tidur lebih sedikit dan lebih lelah di siang hari (Kroese et al., 2016, Journal of Health Psychology). Tidur tepat waktu itu, anehnya, butuh usaha. Artinya meninggalkan sesuatu yang menyenangkan demi serangkaian tugas kecil: menghentikan tontonan, sikat gigi, flossing, mencolok charger. Setelah seharian dikejar deadline dan permintaan orang lain, disiplinmu sudah habis buat semua itu, jadi sofa menang WO.

Tumpuk soal otonomi di atasnya, dan jebakannya lengkap. Kalau jam bangunmu penuh kewajiban dari ujung ke ujung, jam larut malam itu bukan kemalasan, melainkan satu-satunya ruangan tanpa pengawasan di rumah kehidupanmu. Itulah kenapa ceramah sleep hygiene mental dari masalah ini. Tidak ada seorang pun dalam sejarah kelelahan yang mengurangi doomscroll karena disodori grafik. Begadang itu memenuhi kebutuhan yang nyata. Cuma tagihannya dikirim ke rekening yang salah.

Bagian ketika semuanya jadi senjata makan tuan

Balas dendamnya, tentu saja, mendarat di kamu sendiri. Tidur pendek bikin hari kerja berikutnya terasa lebih berat, yang bikin malam berikutnya terasa makin dirampas, yang bikin perebutan malam berikutnya terasa makin sah. Jalankan lingkaran ini beberapa minggu dan kamu kurang tidur kronis, makin berkabut di kerjaan, dan makin butuh jam tengah malam itu justru karena terus kamu ambil. Ini pemberontakan langka di mana pemerintah yang kamu lawan juga adalah kamu, tepatnya kamu yang jam 9 pagi.

Cara berhenti beneran (tanpa menyerahkan malammu)

Solusinya bukan membatalkan satu jam bebasmu. Tapi berhenti membayarnya pakai hari esok. Yang berhasil buatku, dan yang sejalan dengan cara para peneliti memikirkannya:

  • Majukan jam bebasnya. Nikmati waktu santaimu dengan sengaja di jam 9 malam, bukan lewat mencuri di tengah malam. Tontonan sama, scroll sama, hari Selasa yang jauh berbeda. Kalau cocok, sebagian bisa pindah ke selepas subuh, saat rumah masih sepi dan jam itu terasa sepenuhnya milikmu.
  • Bayar di muka ritual sebelum tidur. Sikat gigi dan siapkan kamar jam setengah sepuluh malam, selagi baterai masih ada isinya. Nanti, tidur tinggal satu keputusan, bukan enam.
  • Beri malammu jam tutup, bukan jam tidur. 'Layar mati jam 12' terasa seperti aturan yang kamu buat; 'sana tidur' terasa seperti aturan yang dibuat untukmu. Otonomi penting di sini.
  • Jadikan pemberhentian terakhir sesuatu yang ada tamatnya. Episode ada habisnya. Bab ada habisnya. Feed tidak pernah habis, dan justru karena itu feed adalah tempat tengah malam mati.

Landasan pendaratan yang lebih empuk

Banyak scroll balas dendam sebenarnya bahkan tidak menyenangkan; dia cuma rasa 'punyaku' yang paling murah dan paling gampang dijangkau. Slot itu harus diisi sesuatu, atau feed yang mengisinya. Di sinilah aku mengaku hal yang memalukan saking ampuhnya buatku: mengganti algoritma dengan sesuatu yang lambat dan tanpa tujuan, dalam artian terbaik. Sepuluh menit tekstur slime Feelsy di mode autoplay memberi otakmu yang sedang lepas tangan kualitas lembut, tidak produktif, tidak-ada-yang-butuh-apa-apa-dariku yang sama seperti scroll, bedanya dia meredup bersamamu alih-alih makin naik, dan tidak ada video berikutnya yang dirancang untuk merampas empat puluh menitmu lagi. Tutup dengan satu putaran latihan napas 4-7-8 dan kamu sudah membangun jalur keluar yang tetap terasa milikmu, karena memang milikmu.

Intinya

Revenge bedtime procrastination adalah respons yang masuk akal terhadap hari yang tidak masuk akal, cuma salah sasaran. Kebutuhan di baliknya, satu jam otonomi, itu sah; tagihan jam 1 pagi itu tidak. Klaim jamnya lebih awal, ciutkan urusan tidur jadi satu keputusan, akhiri malam dengan sesuatu yang ada akhirnya. Kamu tidak harus mengembalikan malammu. Kamu cuma harus berhenti membiarkan balas dendam harimu disajikan atas biayamu sendiri, dingin, jam 00.47, di atas sebuah golok.

Feelsy adalah produk wellness, bukan saran medis. Kalau stres, rasa cemas, atau masalah tidur terus berlanjut, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga profesional.

Referensi

  1. Kroese, F. M., De Ridder, D. T. D., Evers, C., & Adriaanse, M. A. (2014). Bedtime procrastination: introducing a new area of procrastination. Frontiers in Psychology, 5, 611.
  2. Kroese, F. M., Evers, C., Adriaanse, M. A., & de Ridder, D. T. D. (2016). Bedtime procrastination: A self-regulation perspective on sleep insufficiency in the general population. Journal of Health Psychology, 21(5), 853-862.

Pertanyaan umum

Apa itu revenge bedtime procrastination?

Ini kebiasaan begadang lebih larut dari rencana, padahal tidak ada alasan eksternal yang menghalangi tidur, sebagai cara merebut kembali waktu pribadi setelah seharian terasa habis dipakai untuk kewajiban. Istilah ini berasal dari pekerja media sosial di Tiongkok yang menggambarkan begadang sebagai balas dendam terhadap hari kerja yang tidak menyisakan waktu untuk diri sendiri.

Kenapa orang yang kelelahan tetap begadang padahal sangat ingin tidur?

Riset mengaitkan ini dengan regulasi diri: orang dengan skor regulasi diri yang rendah jauh lebih mungkin menunda waktu tidur, dan ini berkaitan dengan tidur yang lebih sedikit dan rasa lelah yang lebih besar keesokan harinya (Kroese dkk., 2016). Tidur tepat waktu butuh usaha, karena harus melepaskan sesuatu yang menyenangkan demi urusan seperti sikat gigi dan mencolokkan charger, dan setelah hari yang berat, disiplin untuk itu tinggal sedikit.

Bagaimana revenge bedtime procrastination bisa jadi siklus yang berulang?

Tidur yang kurang membuat hari kerja berikutnya terasa lebih berat, yang membuat malam berikutnya terasa lebih dicuri, yang membuat merebut kembali jam malam berikutnya terasa lebih dibenarkan. Menjalankan siklus ini selama berminggu-minggu membuatmu terus-menerus kurang tidur dan makin butuh jam tengah malam itu.

Bagaimana cara menghentikan revenge bedtime procrastination tanpa harus merelakan waktu santai?

Ambil waktu santaimu dengan sengaja lebih awal, misalnya jam sembilan malam, bukan mencurinya jam dua belas malam, dan selesaikan lebih dulu urusan sebelum tidur seperti sikat gigi selagi masih ada tenaga. Beri malammu jam tutup, bukan sekadar jam tidur, dan pilih aktivitas terakhir yang punya titik selesai alami, seperti satu episode atau satu bab, bukan linimasa tanpa ujung.

Portrait of Kurt Woleret

Tentang penulis

Kurt Woleret

Contributing writer

Kurt is a New York based writer covering the practical science of stress, sleep and focus. He is the resident sceptic of the Journal: if a technique cannot survive a crowded subway commute and a deadline week, he is not interested in it.

Feel it for yourself.

Feelsy turns reading about calm into practising it. Two minutes of a slow texture is often the whole difference.

Download Feelsy on the App StoreGet Feelsy on Google Play

Bacaan terkait

Kamar tidur gelap di malam hari, sebuah tangan meletakkan HP yang menyala, cahaya biru dinginnya memudar digantikan ketenangan ungu terong yang hangat.
Tidur

Main HP Sebelum Tidur, Benarkah Bikin Susah Tidur? Ini Kata Riset

HP sebelum tidur: biang susah tidur atau cuma mitos? Ini yang riset tentang layar, cahaya biru, dan melatonin benar-benar tunjukkan, plus solusi realistisnya.

Kurt WoleretAug 1, 20268 menit baca
Seorang perempuan mulai terlelap di tempat tidur, wajahnya diterangi cahaya lavender lembut dari ponselnya.
Tidur

Cara Cepat Tidur: Suara, Cahaya, dan Ritual 15 Menit Sebelum Terlelap

Cepat tidur itu keterampilan, bukan keberuntungan. Pelajari cara mengatur suara, cahaya, dan ritual 15 menit untuk menenangkan pikiran yang ramai di malam hari.

Eleonor VanceJul 24, 20266 menit baca
Kamar tidur gelap di dini hari, cahaya lavender dan aqua samar di atas seprai kusut, dengan pendar merah muda lembut di jendela.
Tidur

Kenapa Kamu Terbangun Jam 3 Pagi (dan Cara Tidur Lagi)

Terbangun jam 3 pagi bukan kutukan atau tanda ada yang rusak. Ini sains tidur di balik bangun tengah malam, dan apa yang benar-benar membantumu tidur lagi.

Kurt WoleretAug 7, 20267 menit baca
Secangkir kopi mengepul di samping bantal empuk dalam cahaya sore lavender yang temaram dengan latar ungu terong pekat.
TidurNew

Coffee Nap: Kenapa Ngopi Sebelum Tidur Siang Justru Bikin Kamu Lebih Segar

Coffee nap artinya minum kopi lalu langsung tidur siang 20 menit. Kedengarannya terbalik, tapi rahasianya ada di waktu kerja kafein. Ini sains dan caranya.

Kurt WoleretSep 17, 20266 menit baca
Kamar hotel yang temaram di malam hari dengan cahaya aqua lembut menyala di satu sisi tempat tidur, berlatar bayangan ungu terong pekat.
TidurNew

Kenapa Susah Tidur di Hotel? Ini Penjelasan First Night Effect

Selalu susah tidur di malam pertama di tempat baru? Itu first night effect: separuh otakmu benar-benar tetap berjaga. Ini penjelasan sains dan cara mengatasinya.

Kurt WoleretSep 17, 20266 menit baca
Kamar tidur minimalis yang tenang di malam hari, ranjang kayu rendah berseprai linen lembut diterangi lentera hangat, cahaya lavender dan biru muda menembus tirai tipis.
Tidur

Feng Shui Kamar Tidur: Menata Kamar Supaya Tidur Lebih Nyenyak

Cara feng shui menata kamar supaya tidurmu lebih nyenyak: posisi ranjang, barang berantakan, warna dan cahaya, plus temuan riset tidur soal kamar tenang.

Mei LinSep 16, 20267 menit baca